TANJUNGPINANG – Borgolcyber.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjungpinang melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil razia rutin di blok hunian warga binaan, Senin (20/4/2026).
Selain pemusnahan barang bukti, pihak Lapas juga menggelar apel pagi yang dirangkai dengan pembacaan ikrar komitmen bersama guna mewujudkan lingkungan Lapas yang bebas dari Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).
Pemusnahan barang bukti dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Tanjungpinang, Untung Cahyo Sidharto, serta dihadiri oleh seluruh staf Lapas dan kru media.
Kalapas Untung menjelaskan, barang bukti tersebut merupakan hasil operasi penggeledahan rutin yang dilakukan secara berkala di blok hunian warga binaan.
“Kegiatan ini kami laksanakan rutin tiga kali dalam satu minggu. Barang bukti yang berhasil disita dan dimusnahkan dengan cara dibakar meliputi dua unit handphone, senjata tajam, barang elektronik, serta sejumlah barang terlarang lainnya,” ungkap Untung.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Lapas Kelas IIA Tanjungpinang dalam pemberantasan penggunaan handphone ilegal, narkoba, serta pungutan liar di lingkungan lapas.
“Kita tetap terus berupaya untuk membersihkan narkoba, handphone, dan lainnya di Lapas Tanjungpinang. Harapannya, dengan adanya kegiatan ini, kondisi Lapas Tanjungpinang tetap aman dan terkendali,” terangnya.
Untung Cahyo yang dalam waktu dekat akan berpindah tugas ke Curup, Provinsi Bengkulu, juga menyampaikan bahwa dalam razia yang dilakukan sebelumnya pihaknya tidak menemukan adanya obat-obatan terlarang seperti narkoba.
“Tentunya kita terus waspada, terus mencari informasi baik dari masyarakat maupun rekan-rekan semuanya untuk ditanggapi dan direspons. Jika ada ancaman narkoba, akan kita tindaklanjuti,” ujarnya.
Menurut Untung, barang-barang terlarang yang ditemukan diduga berasal dari luar lapas.
“Yang kita pantau saat ini, barang-barang tersebut berasal dari pelemparan, atau diselundupkan oleh pengunjung yang dimasukkan ke dalam makanan. Dalam hal ini, saya sudah memerintahkan agar pemeriksaan lebih diperketat,” tutupnya.
Penulis: Ros
